Edisi Internship pasca-semester-6 – First Week Warp-up!

Halo halo Bandung! Ibu kota periangan…  Mau update berita dari Kemang mengenai Kerja Praktek yang sekarang lagi ongoing.

So basically, minggu pertama ini gw masih banyak mengerjakan pekerjaan yang random yaitu; bantu produksi produk bar dan granola, bantu packing untuk delivery produk, research mengenai feasibilitas pengembangan produk makanan bayi natural (mengenai sterilisasi optimum, penyimpanan, pertimbangan fasilitas, bahan, pekerja, etc etc…), dan juga menyusun parameter serta batas kualitas dari Fruit Leather, salah satu jenis produk yang bakal dipasarkan sebentar lagi oleh perusahaan tempatku melakukan kerja praktek. (Kalau bingung atau penasaran aku KP dimana, read about it in the previous post here).

2015-06-30-18-13-13_deco
Making Naked bar (consist of strawberries, dates, almonds.. that’s all) (31/06/2015)
2015-07-02-11-49-11_deco
Order up! (02/07/2015)

Itu sih kegiatannya, namun biar postingan ini lebih seru, kucoba jelasin sedikit mengenai produk baru yang mau dikembangkan tersebut ya…

Fruit Leather

 Apple-Cinnamon-fruit-leather21

Fruit Leather / Fruit Roll-up adalah makanan berbasis buah yang diawetkan melalui proses pengeringan, dengan produk akhir berupa lembaran buah (kalau di Indonesia mirip sale tipis tapi ini versi yang tidak digoreng dan ga pakai tambahan pemanis atau tepung atau pengawet apapun). Biasanya fruit leather dimakan sebagai snack yang praktis. Cara buatnya intinya itu dengan memblender beberapa kombinasi buah, lalu dituang ke loyang, lalu dikeringkan di desikator ada suhu dan kurun waktu tertentu.

Nah, rasanya… ternyata enak lo meskipun tanpa tambahan gula :D. Kombinasi buah-buahan yang berbeda, hasilnya juga beda dari segi tekstur, rasa, aroma, warna (wkwk jadi inget tes organoleptik Mikrobiologi Analitik).

Kemudian, yang sekarang lagi kukerjain adalah mencari tahu beberapa parameter yang menjammin kualitas produk fruit leather ini aman dan memiliki shelf-life yang panjang, antara lain; Aw (activity of water), pH, moisture, storage, serta packaging yang bagus, dan sementara ini masih berjuang untuk mencari cara menghitung Aw secara manual (perlu buat semacam kit / pesawat sederhana). hehe…

Baby Food Puree

Produk kedua yang tahap RnDnya masih sangat dini adalah baby food puree. Produk ini merupakan makanan bayi, mirip bubur gitu intinya. Kejaran perusahaan adalah puree yang dibuat berbasis sayur dan buah tanpa pengawet dan tambahan gula atau garam (Alasannya karena poin penting dari produk ini selain sebagai makanan sehat, juga untuk mengenalkan ‘rasa alami’ sayur dan buah untuk bayi, supaya bayinya bisa suka sayur dan buah waktu nanti dia udah gede gituu :3), Cara buatnya, kombinasi buah dan sayurnya dikukus lalu diblender sampai halus sebelum dikemas.

Fokus yang masih banyak dipikirkan dari produk ini adalah cara menyimpan dan juga bagaimana agar produknya bisa awet, namun tetap praktis. Puree ini bisa disimpan disimpan di kulkas dan freezer sebenarnya, jadi ada beberapa alternatif dan keuntungan serta kerugian tiap-tiap alternatif.

Berikut gambar baby puree yang didapat dari internet;

7-2-2015 1-43-10 PM
Ini lo kalau uda jadi (Sumber: beechnut.com, 2015)
labeled-frozen-baby-food-cubes21
Versi kalau dibekukan (Sumber: wholesomebabyfood, 2015)

Sekian dulu updatenya^^ Overall I enjoy this internship because it’s fun, relaxing, and I work with handsome bule-bules here! hahaha…

—–

Adj

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s